Di postingan saya sebelumnya saya sudah membahas tentang obyek wisata yang
menampilkan kura-kura langka yang hanya ada di Cirebon secara umum. Sekarang,
saya akan membahas tentang suasana dan bangunan yang ada di tempat ini. Saat
pertama kali kita memasuki kawasan obyek wisata ini kita akan disambut oleh papan
yang berada di pohon besar bertuliskan “ Selamat datang di Obyek Wisata Belawa.”
Suasana yang sejuk dikarena tempat
ini dikelilingi oleh pohon-pohon besar. Jika kita kesamping kanan pintu masuk kita akan dapat melihat ada
sebuah kolam bebatuan yang didalam terdapat ikan-ikan refleksi yang jumlahnya
sangat banyak, biasanya warga setempat menyempatkan diri untuk duduk dan merendam
kaka mereka pada kolam tersebut dan membiarkan kakinya untuk dimakan
daki-dakinya oleh para ikan. Kebetulan waktu itu saya sedang menunggu penjaga
tempat wisata itu untuk di wawancara sambil menunggu, kami ber 4 duduk di kolam
refleksi tersebut. Saya menyelupkan kaki saya dan membiarkan kaki saya digigit
oleh para ikan tersebut dapat mengurangi kelelahan kami karena perjalan yang
cukup lama untuk sampai ditempat ini melalui kendaraan roda dua selama setengah
jam.
Disebelah kolam ini terdapat tempat pengembangbiakan kura-kura yang ada disini.
Di tempat ini ada kolam khusus buat
pemeliharaan kura-kura belawa, serta ruang khusus untuk penetasan telur.
Kura-kura belawa ini harus dijaga dan di lestarikan denga sangat hati-hati
karna hewan ini sangat langka di dunia dan hanya terdapat disini. hewan ini ada yang
sebagian jinak dan sebagian tidak. Saat saya masuk melihat bagaimana sih cara
pengembangbiakan kura-kura disini, pada ruangan kecil tempat penetasan telur
kura-kura disini, terdapat ratusan telur yang baru saja dipindahkan.
telur-telur
tersebut dihangatkan dengan lampu pijar jika sudah menenatas para bayi kura-kura
tersebut akan dipindahkan di kolam sebelahnya hingga usianya cukup dewasa dan
akan dipindahkan lagi di kolam yang
lebih besar lagi. Kolam besar yang ada
ditengah-tengah ini keadaan airnya sudah sangat keruh mungkin saja para penjaga
disini kurang memperhatikan kebersihan disini. Biasanya, para kura-kura yang
ada disini senang sekali berjemur di pinggiran kolam para pengunjung dapat
menyaksikan para kura-kura yang sedang berjemur dan biasanya mereka duduk
dipinggiran kolam yang tersedia sambil membeli jajanan di warung yang berada
dekat dengan kolam kura-kura tersebut.
Disamping Warung tersebut ada saung dan
lesehan untuk pengunjung yang ingin bersantai dan di pojok sebelah kiri warung
terdapat mushola didalam mushola tersebut tersedia beberapa mukena jadi anda
tidak perlu khawatir jika sudah memasuki waktunya sholat anda bisa menggunakan
mushola tersebut.
Sebenar nya tempat ini sangat bagus untuk di
kunjungi oleh wisatawan untuk edukasi mengenai bagaimana cara pengembangbiakan kura-kura belawa yang
langka ini.
Akan tetapi, kondisi nya cukup menyedihkan karena fasilitas dan
sumber daya yang belum memadai dan kurang terawat dan terkesan seadanya saja
membuat kurang nyaman. Ketebatasan dana membuat para warga sering sekali urungan untuk biaya
pakan para kura-kura yang berada disini kurangnya kepedulian dari pemerintah daerah tersebut membuat tempat wisata ini jadi
kurang terurus padahal tempat obyek wisata seperti ini harus kita lestarikan
dan pedulikan agar kelangsungan para kura-kura belawa disini tetap terjaga
hingga generasi berikutnya, untuk itu kita sebagai generasi muda harus ikut
menjaga kelestarian dan mempopulerkan tempat wisata ini kedepannya.



0 komentar:
Posting Komentar