Senin, 14 Januari 2019

[ Review ] Suasana Obyek Wisata Kuya Belawa




Di postingan saya sebelumnya saya sudah membahas  tentang obyek wisata yang menampilkan kura-kura langka yang hanya ada di Cirebon secara umum. Sekarang, saya akan membahas tentang suasana dan bangunan yang ada di tempat ini. Saat pertama kali kita memasuki kawasan obyek wisata ini kita akan disambut oleh papan yang berada di pohon besar bertuliskan “ Selamat datang di Obyek Wisata Belawa.”   



Suasana yang sejuk dikarena tempat ini dikelilingi oleh pohon-pohon besar. Jika kita kesamping  kanan pintu masuk kita akan dapat melihat ada sebuah kolam bebatuan yang didalam terdapat ikan-ikan refleksi yang jumlahnya sangat banyak, biasanya warga setempat menyempatkan diri untuk duduk dan merendam kaka mereka pada kolam tersebut dan membiarkan kakinya untuk dimakan daki-dakinya oleh para ikan. Kebetulan waktu itu saya sedang menunggu penjaga tempat wisata itu untuk di wawancara sambil menunggu, kami ber 4 duduk di kolam refleksi tersebut. Saya menyelupkan kaki saya dan membiarkan kaki saya digigit oleh para ikan tersebut dapat mengurangi kelelahan kami karena perjalan yang cukup lama untuk sampai ditempat ini melalui kendaraan roda dua selama setengah jam. 


Disebelah kolam ini terdapat tempat pengembangbiakan kura-kura yang ada disini.
Di tempat ini ada kolam khusus buat pemeliharaan kura-kura belawa, serta ruang khusus untuk penetasan telur. Kura-kura belawa ini harus dijaga dan di lestarikan denga sangat hati-hati karna hewan ini sangat langka di dunia dan hanya terdapat disini. hewan ini ada yang sebagian jinak dan sebagian tidak. Saat saya masuk melihat bagaimana sih cara pengembangbiakan kura-kura disini, pada ruangan kecil tempat penetasan telur kura-kura disini, terdapat ratusan telur yang baru saja dipindahkan.


 telur-telur tersebut dihangatkan dengan lampu pijar jika sudah menenatas para bayi kura-kura tersebut akan dipindahkan di kolam sebelahnya hingga usianya cukup dewasa dan akan dipindahkan  lagi di kolam yang lebih besar lagi.  Kolam besar yang ada ditengah-tengah ini keadaan airnya sudah sangat keruh mungkin saja para penjaga disini kurang memperhatikan kebersihan disini. Biasanya, para kura-kura yang ada disini senang sekali berjemur di pinggiran kolam para pengunjung dapat menyaksikan para kura-kura yang sedang berjemur dan biasanya mereka duduk dipinggiran kolam yang tersedia sambil membeli jajanan di warung yang berada dekat dengan kolam kura-kura tersebut. 


   Disamping Warung tersebut ada saung dan lesehan untuk pengunjung yang ingin bersantai dan di pojok sebelah kiri warung terdapat mushola didalam mushola tersebut tersedia beberapa mukena jadi anda tidak perlu khawatir jika sudah memasuki waktunya sholat anda bisa menggunakan mushola tersebut.
Sebenar nya tempat ini sangat bagus untuk di kunjungi oleh wisatawan untuk edukasi mengenai bagaimana cara pengembangbiakan kura-kura belawa yang langka ini. 

Akan tetapi, kondisi nya cukup menyedihkan karena fasilitas dan sumber daya yang belum memadai dan kurang terawat dan terkesan seadanya saja membuat kurang nyaman. Ketebatasan dana membuat para warga sering sekali urungan untuk biaya pakan para kura-kura yang berada disini  kurangnya kepedulian  dari pemerintah daerah tersebut membuat tempat wisata ini jadi kurang terurus padahal tempat obyek wisata seperti ini harus kita lestarikan dan pedulikan agar kelangsungan para kura-kura belawa disini tetap terjaga hingga generasi berikutnya, untuk itu kita sebagai generasi muda harus ikut menjaga kelestarian dan mempopulerkan tempat wisata ini kedepannya.





0 komentar:

Posting Komentar